Kamis, 11 Agustus 2016

Abadi

saling berbagi, saling menyayangi
bersatu untuk hidup
untuk hidup yang lebih baik
duduk tenanglah, lihat rasakan
katakan kebutuhanmu
jujurlah dengan suara hatimu
sudah bersyukurkah kamu
air yang kau minum
makanan yang kau makan
udara yang kau hirup
kesehatanmu, tawa riangmu
tidak semua seberuntung kamu
tidak semua seberuntung kamu
tidak semua, tidak semua
tidak semua seberuntung kamu
bumi semakin mengecil
manusia bertambah banyak
kalau terus bertengkar
habislah kita oooh habislah kita
saling berbagi, saling menyayangi
bersatu untuk hidup, untuk hidup yang lebih baik
anak kecil bermain, berlari dan bernyanyi
dengarkan suaranya, penuh ketulusan dan keharapan
cinta akan selalu abadi, tak ada yang bisa halangi
cinta itu oh cinta itu, cinta itu selalu abadi
kita rindu cinta abadi (oh kita rindu)
kita rindu cinta abadi (oh kita rindu)
kita rindu oh kita rindu, kita rindu cinta abadi
saling berbagi, saling menyayangi
bersatu untuk hidup, untuk hidup yang lebih baik
saling berbagi, saling menyayangi
bersatu untuk hidup, untuk hidup yang lebih baik

Hidup Yang Hebat

Merdeka atau kita mati
semuanya omong tanpa memahami
kebebasan tanpa empati
ya omong doang ya omong kosong
Jangan marah marah melulu tapi ga pernah ada solusi
Jangan marah marah melulu tapi ga pernah ada solusi
Yayayaya jangan cuma yayaya acuh
Gile lo
Ayo Ayo ayo urusin hidup lo jangan urusan orang lain
Ayo Ayo ayo jangan banyak gaya lo segaya aja deh
Merdeka atau kita mati
percuma saja tanpa saling menghormati
Kebebasan tanpa empati
ya omong kosong bla bla bla bla bla
Jangan marah marah melulu tapi ga pernah ada solusi
Jangan marah marah melulu tapi ga pernah ada solusi
Ayo Ayo Ayo urusin hidup lo jangan urusan orang lain
Ayo Ayo Ayo jangan banyak gaya lo segaya aja deh
Gaya munafik gaya koruptor
Ya provokasi Ya lo ga asik
Kerja yo kerja hidup yang hebat
sebelum telat
Ayo semangat semua
Ayo kita jangan cuma ngeluh ajah
Ayo kita jangan cuma ngeluh ajah
ngeluh ajah
ngeluh aja
ngeluh aja
Ayo Ayo Ayo urusin hidup lo jangan urusan orang lain
Ayo Ayo Ayo jangan banyak gaya lo segaya aja deh
Gaya munafik gaya koruptor
Ya provokasi Ya lo ga asik
Kerja yo kerja hidup yang hebat
sebelum telat
Ayo semangat semua
Ayo Ayo Ayo

Para Penerka

Bicarakan kehidupan, tentang manusia
Dengar para penerka saling menerka
Perhatikan keributan, pada sesama
Semua saling mencerca, saling mencela
Menghitam hati penuh kebencian bersahut-sahutan
Menebar kedengkian di kehidupan
Mereka berseru, menusuk jiwamu
Dengan cerita, dengan berita
Para pencela menaruh racun di mulutnya
Para penerka bercerita dengan prasangka
Prasangka buruknya
Penerka banyak bicara, tak guna atau berguna
Merusak pikiran kita, prasangka berbusa-busa
Penerka dimana-mana, bagai monster merajalela
Pencela para pencela, sungguh busuklah hatinya

Ini jamannya tikus mengaku macan
Kalaupun macan tapi macan peliharaan
Apa jadinya bila semua saling mencela
Anjing menggonggong kafilah berlalu
Apa jadinya bila semua saling mencela
Pendengki bengong diterkam rindu

Apa jadinya bila semua saling mencela
saling mencela

Satu satunya

Haruskah aku bertekuk lutut
Memohon kau terima diriku
Kalau perlu kau belah dadaku
Agar kau tau isi dalam hatiku
Karena hatiku mengatakan kamu
Yang paling mengerti diantara yang mengerti
Dan hidupku berharap padamu
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Cintaku tak terukur dalamnya
Pengorbananku tak ada habisnya
Apalagi yang harus kulakukan
Tuk yakinkan hanya kaulah satu-satunya
Satu-satunya
Karena hatiku mengatakan kamu
Yang paling mengerti diantara yang mengerti
Dan hidupku berharap padamu
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Perasaanku
Karena hatiku mengatakan kamu
Yang paling mengerti diantara yang mengerti
Dan hidupku berharap padamu
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Apalagi yang harus kulakukan
Tuk yakinkan hanya kaulah satu-satunya

Satu Satunya

Haruskah aku bertekuk lutut
Memohon kau terima diriku
Kalau perlu kau belah dadaku
Agar kau tau isi dalam hatiku
Karena hatiku mengatakan kamu
Yang paling mengerti diantara yang mengerti
Dan hidupku berharap padamu
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Cintaku tak terukur dalamnya
Pengorbananku tak ada habisnya
Apalagi yang harus kulakukan
Tuk yakinkan hanya kaulah satu-satunya
Satu-satunya
Karena hatiku mengatakan kamu
Yang paling mengerti diantara yang mengerti
Dan hidupku berharap padamu
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Perasaanku
Karena hatiku mengatakan kamu
Yang paling mengerti diantara yang mengerti
Dan hidupku berharap padamu
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku
Apalagi yang harus kulakukan
Tuk yakinkan hanya kaulah satu-satunya

Rabu, 10 Agustus 2016

Sebelum Cahaya

Sebelum Cahaya (Letto)
 

Number: 2
Title: Sebelum Cahaya
Album: Don't Make Me Sad
Artist: Letto
Genre:
 

 
Average rate:

Rate this song:


Lyrics:
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

kan membelaimu cinta

Rabu, 28 Oktober 2015

5 Profesi yang Paling Berbahaya

Beberapa pekerjaan atau profesi mungkin saja tidak biasa atau bahkan aneh bagi sebagian orang. Bagi kebanyakan orang, pekerjaan ya di kantor, di rumah. Pekerjaan seperti polisi, pengacara, nelayan